Daftar Penyakit yang Hanya Bisa Diketahui dengan Rontgen Dada – SehatQ

Masalah kesehatan tidak selamanya bisa dilakukan dengan melakukan pemeriksaan luar saja. Ada beberapa macam masalah kesehatan yang hanya bisa dideteksi lewat pemeriksaan rontgen dada atau istilah medisnya thorax.

rontgen

Rontgen merupakan salah teknologi medis yang memanfaat radiasi elektromagnetik (x-ray), untuk mengambil gambar atau foto bagian dalam tubuh.  Pemeriksaan ini dapat dilakukan lewat faskes yang berada dibawah naungan pemerintah ataupun swasta. Umumnya tindakan rontgen diperlukan untuk pengecekan apabila terjadi cedera dalam seperti infeksi, patah tulang, peradangan sendiri, pembusukan gigi hingga masalah tulang lainnya. Selain itu, lewat rontgen juga bisa diketahui gambaran jantung, paru-paru, saluran pernafasan, pembuluh darah dan nodus limfa sehingga dapat diketahui letak permasalahannya

Nah, berikut ini adalah beberapa macam penyakit yang memerlukan tindakan rontgen terutama pada area dada (thorax);

1. Emfisema

Diantara penyakit kronis yang menyerang bagian paru-paru adalah emfisema atau cysctic fibrosis. Pada penderita emfisema bentuk fisik paru-paru menjadi tidak normal saat menghembuskan napas keluar. Akibat bentuk fisik yang tidak normal ini, menyebabkan gangguan antara pertukaran udara kotor dengan udara bersih. Sehingga oksigen yang masuk dan karbondioksida yang keluar menjadi tidak normal.

Penyebab yang paling mungkin terjadi adalah dari asap rokok yang masuk ke paru-paru. Selain itu, asap kendaraan, kekurangan zat Alpha-1-antitrypsin, hingga faktor usia turut menjadi penyebab lainnya. Nah, penyakit ini hanya bisa di deteksi setelah melakukan pemeriksaan rontgen thorax.

2. Pulmonary Edema (HAPE)

Pulmonary Edema atau cairan dalam paru-paru juga merupakan tanda adanya penyakit kronis yang membutuhkan rontgen untuk pengecekannya. Seorang yang mengalami pulmornary ini biasanya akan merasakan ‘sesak’ atau sulit bernapas. Hal ini disebabkan oleh penumpukan cairan di dalam kantong paru-paru, sehingga menghambat udara untuk masuk ataupun keluar. Biasanya gejala ini paling sering dirasakan oleh orang yang sudah berusia lanjut. Dan bisa disebabkan oleh infeksi virus (termasuk covid-19), emboli paru, cedera pada paru-paru, tenggelam, cedera kepala, asap kebakaran, racun hingga reaksi dari penggunaan obat dari golongan aspirin.

3. Penyakit yang Menyerang Pembuluh Darah

Segala penyakit yang menyerang bagian pembuluh darah terutama jantung, membutuhkan tindakan rontgen. Penyakit seperti Aneurisma aorta adalah satu yang paling sering terjadi. Keberadaan penyakit ini ditandai dengan terjadinya penggelembungan di bagian pembuluh darah aorta. Penggelembungan terjadi lantaran dinding aorta lemah sehingga tidak mampu menahan tekanan darah. Parahnya, pembuluh darah yang terus menggelembung sangat rentan mengalami pecah atau robek sehingga dapat berakibat fatal.

4. Deposit Kalsium

Pemanfaatan rontgen juga biasa dilakukan untuk mengetahui keberadaan kalsium (deposit kalsium) dalam jantung hingga ke pembuluh darah yang seharusnya tidak boleh ada. Jika keberadaan kalsium pada jantung diketahui, maka itu pertanda bahwa adanya kerusakan dalam rongga jantung, arteri koroner, otot jantung atau kantong pelindung yang menyelimuti jantung. Biasanya deposit kalsium ini terjadi akibat infeksi lama yang belum sembuh secara total.

5. Prosedur Setelah Operasi

Masalah lainnya yang memerlukan pemeriksaan rontgen adalah pasca operasi besar seperti operasi jantung, paru-paru ataupun esofagus. Rontgen diperlukan untuk melakukan pemantauan penyembuhan setelah tindakan operasi dilakukan. Lewat pemeriksaan ini, dapat diketahui apakah ada kebocoran udara, atau penumpukan udara dalam dada setelah operasi. Bila terdapat kebocoran maka bisa langsung segera diambil tindakan medis selanjutnya.

Leave a reply "Daftar Penyakit yang Hanya Bisa Diketahui dengan Rontgen Dada – SehatQ"