Pesona Desa Wisata Kampoeng Lama di Kawasan Agrowisata Paloh Naga, Sumatera Utara

Agrowisata Paloh Naga di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara punya banyak cerita yang viral di sosial media, salah satu yang tengah menjadi sorotan adalah Desa Wisata Kampoeng Lama. Bagaimana tidak, lokasi wisata yang letaknya dekat dari pusat kota Medan ini menawarkan pesona wisata yang berbeda dari umumnya. Tempat wisata ini menonjolkan keindahan desa dengan hamparan sawah yang luas membentang, serta tradisi asli kehidupan di desa paloh naga.

Desa Wisata Kampoeng Lama, Paloh Naga

Images: https://www.instagram.com/p/B172hMulc6O/

Nama desa Paloh Naga sendiri diambil dari cerita rakyat, yang konon katanya ada sebuah paluh yang menyerupai se-ekor naga. Dari cerita ini kemudian lahir lah desa paloh naga yang masih mempertahankan adat istiadat desa sejak zaman nenek moyang dulu. Oleh pemerintah daerah, desa paloh naga ini kemudian di angkat untuk dijadikan lokasi Agrowisata Paloh Naga dimana di kawasan tersebut terdapat beberapa spot wisata unggulan.

Hal Menarik dari Desa Wisata Kampoeng Lama, Paloh Naga 

  1. Hamparan Sawah yang Luas

Keindahan alam yang masih terjaga menjadi daya tarik Desa Wisata Kampoeng Lama, Paloh Naga. Di lokasi ini Anda bisa menemukan hamparan sawah yang hijau dan menguning di masa panen. Di sepanjang area sawah berdiri pondok-pondok bambu dan jalan setapak yang dirangkai dari bambu-bambu yang kokoh dan kuat.

Desa Wisata Kampoeng Lama, Paloh Naga

Images: https://www.instagram.com/armino.photography/

Nah, di sawah ini para wisatawan lokal ataupun yang berasal dari luar daerah bisa dengan bebas berfoto selfie ataupun melakukan foto prewedding. Waktu terbaik untuk berfoto ria di kawasan persawahan Desa Wisata Kampoeng Lama adalah pada pagi hari ketika tempat wisata ini belum begitu ramai dengan pengunjung atau menjelang sore hari, dimana matahari sudah mulai terbenam. Ini akan menambah nilai estetika dari foto Anda, sehingga hasil foto yang diambil akan semakin estetik.

  1. Tari-tarian Tradisional
Desa Wisata Kampoeng Lama, Paloh Naga

Images: https://www.instagram.com/dewikampoenglama/

Bila Anda berkunjung di akhir pekan, yakni pada hari Sabtu dan Minggu, Anda bisa menyaksikan tari-tarian tradisional yang dibawakan oleh penari lokal di kawasan Paloh Naga. Selain itu, Anda juga akan di kawal dengan musik-musik tradisional yang membuat perasaan Anda seolah-olah sedang berada di masa lalu. Bagi Anda yang mencintai musik tradisional, ini akan memberikan rasa damai dan tenang, sehingga sangat bisa diandalkan untuk relaksasi fikiran. Untuk dapat menikmati fasilitas ini, Anda hanya perlu membayar sebesar ID 5K saja, dan ini pastinya sangat mura bukan! Oia, jika Anda berkunjung di akhir pekan, Anda juga akan ditawarkan untuk sarapan pagi di tengah sawah. Ini tentu akan menjadi pengalaman yang luar biasa karena sudah sulit untuk mendapatkan momen tradisional seperti itu.

  1. Pasar Tradisional Paloh Naga (PTPN)

Hal unik lain yang bisa Anda temui di Desa Wisata Kampoeng Lama, Paloh Naga adalah Pasar Tradisional Paloh Naga atau yang disingkat dengan nama PTPN. Pasar tradisional sebenarnya baru sebulan di buka, namun respon dari wisatawan sangat positif dan antusias untuk mengunjungi kawasan agrowisata ini.  Di pasar ini, Anda tidak akan menemukan Pizza, Spaghetti dan semacamnya, sebab di pasar ini hanya menjual berbagai aneka panganan/jajanan pasar tradisional, seperti Grontol Jagung, Sawot Ubi, ambuyat, Lapek Bugih, Bubur Pedas Khas melayu serta makanan tradisonal lainnya.

Desa Wisata Kampoeng Lama, Paloh Naga

Images: https://www.instagram.com/p/CJ9jVbQBfdJ/

Nah, uniknya Anda hanya bisa melakukan pembelian aneka jajanan tersebut dengan menggunakan kepingan kayu (Kepeng). Dan untuk memperolehnya Anda bisa melakukan penukaran uang Kepeng dengan Rp, pada tempat yang sudah disediakan. Oia, pasar ini hanya dibuka pada hari Sabtu dan Minggu saja ya! Jadi jika Anda berkunjung di hari biasa, maka Anda tidak bisa menemukan fasilitas ini.

Selain fasilitas-fasilitas di atas, Anda yang berkunjung bersama keluarga juga bisa mencoba paket wisata buat traveler. Paket yang dihargai IDR 160K ini, sudah termasuk mengujungi pasar tradisional, menanam padi, tangkap ikan, families games, makan pagi dan makan siang dan juga keliling kampung.

Harga Tiket Masuk ke Desa Wisata Kampoeng Lama

Anda yang ingin berwisata ke Desa Wisata Kampoeng Lama, Paloh Naga tidak perlu khawatir akan menguras kantong Anda. Sebab sampai dengan hari ini, harga tiket masuk ke Desa Wisata Kampoeng Lama, Paloh Naga ini Gratis tanpa dipungut biaya. Anda hanya perlu membayar parkir motor/mobil yang nominal IDR 5K/ IDR 10K, serta membayar jika ingin membeli minum/makanan dengan uang Kepeng senilai IDR 2K s/d IDR 10K. Nah, bagaimana? Sangat ekonomis bukan!

Lokasi Desa Wisata Kampoeng Lama, Paloh Naga

Untuk dapat menuju ke lokasi wisata ini, Anda yang berasal dari Medan hanya perlu menempuh perjalan sekitar 1 jam. Dengan rute: Medan – Tanjung Morawa – Lubuk Pakam – Jl. Pantai Labu – Desa Denai Lama. Sedangkan jika dari Bandara Kualanamu, hanya butuh waktu sekitar 30 menit menuju Desa Wisata Kampoeng Lama.

Agrowisata ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 – 18.00 WIB, namun waktu kunjungan terbaik ada di hari Sabtu dan Minggu, karena banyak acara seru yang bisa Anda saksikan.

  1. author

    Fionaz Isza5 months ago

    keren banget ini konsep desa wisatanya, aq juga tinggalnya masih deket sawah dan tambak gitu tapi gak dijadikan wisata jadi ya biasa aja tapi senengnya udara masih bersih dan banyak tumbuha hijau

    Reply
  2. author

    nurulrahma4 months ago

    Ya ampuun, kece banget nih Desa WIsata-nyaaa
    Pengin deh, suatu saat berkunjung ke sini.
    Bisa jadi sarana relaxing bgt nih.
    Sekarang kudu bersabar dulu…. nunggu pandemi udahan yak

    Reply
  3. author

    PanDe Baik4 months ago

    Ah, referensi tambahan asiiik bener…

    Reply
  4. author

    ngiderbae.my.id4 months ago

    Maasya allah pemandangannya keren banget. Cocok buat refreshing ya. Jadi pengen jalan-jalan ke sana juga.

    Reply
  5. author

    Wiwied Widya4 months ago

    Keren bgt. Biaya masuknya murah pula. Nanti kalau sudah selesai pandemi boleh deh main kesana.

    Reply
  6. author

    Dedew4 months ago

    Sebelum pandemi hits banget ya desa wisata begini..kita bisa menikmati suasana pedesaan, keramahan warga, pertunjukan seni dan pemandangan yang indah..semoga situasi cepat aman

    Reply
  7. author

    Ghina4 months ago

    pengen liat kepingan kayu alias kepengnya mbak.. hehe.. unik ni tempat wisatanya, keren masyarakatnya memanfaatkan keadaan ini, padahal sawah2 kayak gitu kalau di kampung udah biasa ya, tapi kalau diolah begini jadi daya tarik juga

    Reply
  8. author

    Melati Octavia4 months ago

    Postingan kaka bikin ingat kampung halaman udah setahun ga balik ..jadi rindu semoga corona cepat usai biar kita bisa jalan jalan lagi..

    Reply
  9. author

    Melati Octavia4 months ago

    Postingan kaka bikin ingat kampung halaman udah setahun ga balik ..jadi rindu semoga corona cepat usai biar kita bisa jalan jalan lagi, semangat kaka

    Reply
  10. author

    Alya4 months ago

    Tempat wisatanya bagus banget mbak, saya jadi teringat ketika saya jalan-jalan ke dusun lembang di Bandung.

    Saya jadi rindu jalan-jalan nih

    Reply
  11. author

    Anisa Deasty Malela4 months ago

    Jadi kepingin wisata ke desa Paloh Naga deh,, semoga dikasih umur dan rezeki untuk mampir ke sini

    Reply
    • author

      Anisa Deasty Malela4 months ago

      Keren banget, serasa lagi nonton film bacanya cuma butuh visualisasi untuk penokohannya,, biar ga kemana-mana imajinasi pembaca

      Reply
  12. author

    Gadis Sidiq4 months ago

    Konsepnya bagus ya. Bisa mengenalkan budaya dengan cara yang menyenangkan. Semoga suatu saat bisa kesana.

    Reply

Leave a reply "Pesona Desa Wisata Kampoeng Lama di Kawasan Agrowisata Paloh Naga, Sumatera Utara"