Risiko Bisnis yang Sering Dihadapi oleh Pebisnis Usaha Kecil dan Menengah

layanan asuransi keamanan cyber

Memiliki usaha sendiri dalam konsep usaha kecil dan menengah pasti menjadi sebuah kebanggan tersendiri apalagi jika bisnisnya berjalan dengan baik serta sesuai harapan mampu memberikan keuntungan yang besar.

Namun perlu dipahami bahwa memiliki usaha sendiri bukanlah perkara mudah, Anda akan menjadi aktor utama manajemen usaha, kegiatan manajamen usaha pastinya akan berjalan lancar dan baik jika dikelola dengan tepat.

Tetapi jika tidak berjalan dengan baik maka kegiatan manajemen usaha diatas bisa menjadi salah satu risiko bisnis yang bisa sewaktu-waktu membuat bisnis Anda mengalami kerugian dan gulung tikar.

Apapun usahanya mulai dari UKM hingga perusahaan besar semuanya pasti memiliki risiko bisnis yang berbeda-berbeda sesuai dengan skala bisnis yang dijalanakan, tak terkecuali bisnis skala kecil dan menengah.

Adapun risiko bisnis yang akan dijumpai adalah sebagai berikut :

  • pembelian bahan baku.
  • pengelolaan operasional.
  • menajemen pegawai.
  • manajemen mitra usaha.
  • strategi promosi dan juga keuangan.

Selain beberapa risiko bisnis di atas, salah satu risiko bisnis yang patut menjadi pertimbangan dan diwaspadai bagi para pelaku bisnis mulai dari UKM hingga perusahaan besar adalah risiko siber atau biasa disebut dengan kejahatan siber, terutama ketika online menjadi kebutuhan utama saat wabah terjadi.

Kejahatan Siber (Cyber Crime) adalah suatu kejahatan yang dilakukan di dunia maya dengan memanfaatkan piranti jaringan komputer sebagai mediaanya dengan tujuan menyerang sistem keamanan komputer lain.

Ditengah perkembangan teknologi dan internet yang begitu cepat saat ini, Kejahatan Siber (Cyber Crime) juga terus berkembang dan semakin beragam jenisnya mulai dari akses illegal (Unauthorized Access, penyebaran konten illegal, hacking, cracking, pemalsuan data, pencurian data dan masih banyak lainnya.

Hal ini sangat merugikan bagi pelaku bisnis apalagi jika konsen bisnis yang dilakukan memang memanfaatkan teknologi komputerisasi.

Melihat fakta yang ada saat ini, para pelaku usaha kecil dan menengah tidak bisa lagi memandang sebelah mata serangan siber yang siap mengintai bisnis yang sedang berjalan. Pencegahan harus dilakukann mulai dari keamanan seperti perangkat software dan hardware yang mencakup keamanan website, sistem keuangan, sistem database hingga perangkat seperti komputer dan perangkat tersambung internet.

Selain pencegahan serangan siber dari segi perangkat software dan hardware yang digunakan, disarankan memang untuk melakukan proteksi aset menggunakan layanan keamanan cyber melalui asuransi siber.

Adapun manfaat dari penggunaan Asuransi cyber (siber) :

  • Kepemilikan Asuransi cyber (siber) merupakan salah satu cara untuk melindungi bisnis UKM dari risiko pemanfaatan berbasis internet dan aktivitas teknologi, sehingga risiko kerugian finansial bisa diminimalisir.
  • Manfaat selanjutnya, pelaku usaha UKM juga mendapatkan jaminan tentang konsekuensi keuangan dari kehilangan atau penyalahgunaan data pelanggan atau karyawan.
  • Selain itu, untuk kewajiban administrasi, pihak perusahaan asuransi akan menjamin denda dan biaya-biaya investigasi oleh otoritas perlindungan data yang dapat menjadi signifikan mengikuti adanya pelanggaran keamanan data.
  • Manfaat yang terakhir, jika berhubungan dengan data elektronik perusahaan asuransi menjamin biaya pemulihan, pengumpulan atau menciptakan kembali setelah kebocoran atau pelanggaran data.

Itulah yang akan didapatkan oleh para pemilik layanan keamanan cyber dari asuransi siber sebagai salah satu cara untuk meminimalisir risiko kerugian finansial yang bisa terjadi pada pelaku usaha kecil dan menengah.

  1. author

    natalia4 months ago

    sudah ada asuransi cyber ya?
    baru tau gua

    Reply

Leave a reply "Risiko Bisnis yang Sering Dihadapi oleh Pebisnis Usaha Kecil dan Menengah"