Cara Memilih Kipas Angin

No comment 173 views

Kipas Angin

Kipas angin memang sangat bisa diandalkan untuk menghadapi cuaca panas. Saat cuaca sangat panas, kipas dapat membantu menggerakkan udara yang semula dia, sehingga memberikan suasana yang sejuk. Memang kalau di fikir-fikir, kipas angin masih jauh kalah dingin dibandingkan dengan penggunaan AC. Namun jika di nilai dari segi efesien biaya, kipas masih jauh lebih unggul dibandingkan dengan AC.

Berbeda dengan AC, kipas dapat ditempatkan dan dipindahkan sesuka hati. Sifatnya yang portable inilah yang menjadikan kipas lebih banyak diminati. Selain itu, perawatan kipas juga tidak begitu rumit dan memakan biaya. Cukup dengan membersihkan debu saja beberapa minggu sekali, maka kipas pun akan kembali beli dan nyaman untuk digunakan.

Di pasaran sana, banyak tersedia model kipas yang bisa Anda pilih. Dimana setiap modelnya, tentu memiliki fungsi yang berfungsi. Selain itu, model juga bisa mempengaruhi harga, sehingga Anda bisa lebih leluasa memilih kipas angin mana yang dibutuhkan. Nah, buat yang berencana ingin membeli kipas angin, berikut beberapa hal yang mesti Anda pertimbangkan sebelumnya.

  1. Tipe Mekanik atau Tipe Digital

Secara garis besar, kipas angin terbaik menjadi 2 tipe yakni tipe mekanik dan tipe digital. Tipe mekanik merupakan tipe dasar (tipe awal) yang menggunakan sistem tombol volume angin untuk stelannya. Selain itu juga menggunakan sistem pegas untuk mengatur arah ataupun waktunya. Karena menggunakan fungsi manual ini, wajar jika kipas tipe mekanik lebih murah dibandingkan dengan tipe digital.

Sedangkan tipe digital menggunakan microcomputer, sehingga menu ‘control’ yang berfungsi untuk mengatur kecepatan, mengatur arah dan sebagainya, full menggunakan sistem digital (remote) sehingga berjalan otomatis. Dengan sistem seperti ini, pantas saja jika harga kipas angin digital jauh lebih mahal dibandingkan dengan tipe mekanik.

  1. Mesin Motor AC yang murah atau Motor DC yang nyaman?

Ini merupakan pilihan yang harus Anda tentukan sebelum membeli kipas angin. Di pasaran, ada 2 tipe motor sebagai penggerak kipas. Yakni mesin motor AC dan motor DC. Untuk tipe motor AC, memang dari segi harga, jauh lebih murah. Tipe ini menggunakan 3 level setelan angin saja, yang menghasilkan suara berisik. Sedangkan untuk tipe motor DC, harga memang lebih mahal. Namun tentunya sebanding dengan kenyamanan yang diberikan. Suara yang dihasilkan lebih halus di banding dengan mesin motor AC.

Kelebihan lain dari mesin motor DC adalah kemudahan dalam pengoperasiannya. Mesin motor ini dapat menyesuaikan kecepatan angin sesuai dengan yang diinginkan. Tak hanya itu saja, angin yang dihasilkan juga sepoi-sepoi sehingga lebih nyaman saat digunakan. Jadi, jangan salah pilih ya!

  1. Ukuran dan Tinggi Kipas Sesuai Penempatannya

Pada dasarnya ukuran kipas angin itu tergantung dari ukuran baling-balingnya. Biasanya, kipas standar berukuran 30 cm, sehingga sangat cocok untuk ditempatkan pada ruangan yang cukup luas. Namun ada pula kipas yang berukuran 20 cm, ukuran ini cocok untuk ditempatkan di ruangan yang tidak begitu luas.

Selain itu hal yang tak kalah perlu Anda perhatikan adalah sesuaikan juga tinggi kipas dengan kondisi ruang sekitar. Jangan sampai tinggi kipas angin malah jauh lebih rendah dibandingkan dengan kursi ruang tamu, kursi makan, atau lainnya. Karena bila terlalu rendah, dapat menghalangi laju angin.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan bila Anda ingin membeli kipas angin. Kira-kira tipe mana yang akan menjadi prioritas Anda?

Leave a reply "Cara Memilih Kipas Angin"