Tips Merawat Kaos Polos yang di Sablon Agar Awet

No comment 142 views
Merawat Kaos Polos

 

Pria mana yang tidak kenal dengan kaos. Pakaian kebangsaan pria ini, begitu digemari lantaran harganya yang murah dan nyaman saat di pakai. Tak cuma itu saja, kaos juga dapat di desain sesuka hati, sehingga nantinya memiliki motif-motif yang keren. Caranya, tinggal menyiapkan kaos polos sebagai bahan utamanya, kemudian gambar/desain yang di mau, lalu tinggal di sablon dengan teknik print DTG atau lainnya.

Nah, sebagai penggemar kaos, Anda tidak boleh hanya tau memakainya saja. Mestinya Anda juga tahu bagaimana cara merawat kaos yang sudah di sablon itu agar tidak cepat rusak ataupun mengelupas. Sebab, meskipun bahan yang digunakan untuk menyablon kaos polos adalah bahan-bahan yang berkualitas. Jika Anda tidak bisa merawatnya dengan baik, mungkin hanya dalam tempo beberapa kali pakai saja, kaos Anda tidak dapat lagi dikenakan.

Buat Anda yang penasaran bagaimana cara merawat kaos polos yang sudah di sablon agar tetap awet.

  1. Pisahkan kaos saat akan dicuci

Mencuci kaos terutama yang menggunakan dasar warna putih tidak boleh di campur dengan pakaian lainnya. Sebab, kaos ini sangat rentan bila terkena luntur dari pakaian berwarna, seperti jeans. Maka dari itu, selalu pisahkan pakaian yang berwarna dengan yang putih, sebelum mencucinya.

  1. Jangan rendam kaos terlalu lama

Merendam kaos yang bersablon dalam tempo waktu yang lama, dapat merusak tinta sablon. Hal ini dikenakan, air sabun (deterjen) bisa membuat tulisan/gambar pada kaos mengelupas. Maka dari itu sebaiknya dihindari. Idealnya sih, merendam pakaian cukup selama 30 menit saja. Dengan begitu, sablon pada kaos dapat awet dan lebih tahan lama.

  1. Hindari pemakaian zat pemutih

Penggunaan zat pemutih pada pakaian memang efektif untuk menghilangkan noda membandel. Namun penggunaan secara berlebihan justru dapat membuat warna kaos menjadi cepat pudar. Maka dari itu menggunakan zat pemutih pakaian sebaiknya tidak dilakukan secara berlebih, agar warna pakaian tetap cerah.

  1. Hindari mesin cuci

Kaos bersalon sangat rentan pada gesekan. Gesekan yang kuat yang dihasilkan dari mesin cuci, dapat membuat kaos sablon menjadi cepat mengelupas dan melar. Untuk itu, sebaiknya proses mencuci kaos polos bersablon dilakukan dengan cara direndam sekitar 20 menit, lalu di kucek untuk menghilangkan noda, agar pakaian tetap dalam kondisi baik.

  1. Jangan sikat terlalu keras

Sebenarnya pakaian kaos itu tidak boleh di sikat, karena sangat rentan melar dan membuat sablon memudar. Akan tetapi, bila kaos sudah terkena noda, maka menyikatnya adalah salah satu solusi yang bisa dilakukan. Namun perlu diperhatikan, menyikat kaos tidak boleh terlalu keras seperti halnya menyikat celana jeans. Cukup dilakukan secara lembut dan perlahan, untuk menjaga kaos agar tidak rusak.

  1. Jemur dengan posisi terbalik

Mungkin Anda pernah mendapati warna pakaian kaos Anda memudar. Padahal Anda telah mengikuti anjuran tentang bagaimana cara merawat kaos polos bersablon dengan baik. Untuk yang satu ini, mungkin kesalahannya ada pada teknik menjemur kaos. Biasakan menjemur kaos atau pakaian apapun pada posisi terbalik. Hal ini berguna, agar cahaya matahari tidak langsung bersentuhan dengan baik luar kaos, yang dapat menyebabkan warna kaos menjadi pudar.

  1. Setrika dibagian dalam

Sama halnya dengan menjemur kain. Posisi kaos saat disetrika juga tidak boleh dilakukan pada bagian luar kaos. Sebaiknya yang perlu distrika adalah bagian dalamnya, bukan bagian luarnya. Hal ini bertujuan agar panas yang dihasilkan dari strika, tidak bersentuhan dengan sablon. Sebab, panas dapat melelehkan tinta sablon, terutama yang berbahan rubber.

Jika ingin warna dan sablon Anda tetap bagus, setrika kaos dengan posisi terbalik. Pengalaman saya setrika tidak diposisi terbalik dapat membuat warna cepat pudar.

Leave a reply "Tips Merawat Kaos Polos yang di Sablon Agar Awet"