Penyakit Diabetes Insipidus; Apa bedanya dengan Diabetes Mellitus?

Tentunya, kebanyakan dari Anda sudah mengenal penyakit diabetes atau lengkapnya diabetes mellitus. Masyarakat luas banyak yang mengidap penyakit gula darah ini dikarenakan gaya hidup yang tidak sehat. Lalu, bagaimana dengan penyakit diabetes insipidus? Sudahkah Anda mengenalnya?  Istilah ini tentu masih asing di telinga masyarakat awam. Meski begitu, penyakit ini ternyata tak kalah berbahaya dengan diabetes mellitus, lho! Mau tahu lengkapnya? mari, simak penjelasan mengenai penyakit Diabetes Inspidus berikut ini!

Penyakit Diabetes Insipidus

Mengenal penyakit diabetes insipidus

Diabetes mellitus dan diabetes insipidus sangatlah berbeda. Jika diabetes mellitus melibatkan kelainan gula darah dan cukup umum terjadi, Diabetes insipidus merupakan sebuah kelainan yang jarang terjadi, disebabkan oleh ketidakseimbangan cairan di dalam tubuh Anda. Ketidakseimbangan ini kemudian akan menyebabkan kondisi haus yang amat intens, bahkan jika Anda baru saja minum (polydipsia). Tak hanya itu, Anda juga akan mengeluarkan urin dalam jumlah yang lebih banyak dari kondisi normalnya. Tak ada obat yang dapat menyembuhkan kondisi ini, namun terdapat beberapa perawatan yang bisa mengurangi rasa haus berlebih dan menormalkan volume urin yang Anda keluarkan.

Penyebab diabetes insipidus

Penyakit diabetes insipidus disebabkan oleh menurunnya produksi hormon ADH (antidiuretic hormone) yang berfungsi untuk mempertahankan cairan buangan pada tubuh Anda. Hormon ini  dihasilkan oleh hipofosis poterior dan gangguan produksinya inilah yang menyebabkan ginjal Anda kehilangan kemampuannya dalam mengatur keseimbangan cairan di dalam tubuh. Hasilnya, tubuh akan cenderung kehilangan lebih banyak cairan melalui urin. Untuk menanggulangi hal ini, tubuh Anda akan memicu rasa haus agar terus mendapatkan asupan cairan.

Gejala diabetes insipidus

Gejala umum penyakit diabetes insipidus adalah rasa haus yang amat sangat, dan meningkatnya produksi urin yang dikeluarkan tubuh. Dalam keadaan normal, seorang dewasa rata-rata akan menghasilkan kurang dari 3 liter urin dalam sehari. Namun, penderita penyakit diabetes insipidus bisa mengeluarkan hingga 15 liter urin dalam sehari, jika rasa haus Anda memicu untuk minum dalam jumlah banyak. Selain itu, terdapat pula gejala-gejala lainnya, seperti :

  • Tidur bermasalah, seperti sering bangun di malam hari untuk buang air kecil, dan susah terlelap.
  • Buang air kecil saat tengah tidur

Komplikasi dan Faktor Risiko diabetes insipidus

Penyakit diabetes insipidus dapat menimbulkan komplikasi, seperti dehidrasi akut dan ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh.

Penyakit diabetes insipidus nefrogenik yang muncul tepat saat atau beberapa saat setelah kelahiran, biasanya merupakan kondisi genetis dan akan menyebabkan kondisi ini permanen. Biasanya, kondisi tersebut terjadi pada bayi laki-laki, meskipun secara genetis, perempuanlah yang dapat mewariskan penyakit ini kepada anak-anaknya.

Selain itu, penyakit diabetes insipidus juga dapat menimbulkan komplikasi, seperti dehidrasi akut dan ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh.

Nah, itu dia penjelasan tentang penyakit diabetes insipidus yang wajib Anda pahami.

Advertisements

Leave a reply "Penyakit Diabetes Insipidus; Apa bedanya dengan Diabetes Mellitus?"