Ini Alasan Kenapa Kantong Plastik Tidak Lagi Gratis

No comment 1231 views

Kantong Plastik Tidak Gratis Lagi

Indonesia merupakan salah satu negara terpadat penduduknya di dunia. Maka tidak heran jika Indonesia menjadi negara penyumbang sampah, khususnya sampah plastik bagi Bumi.

Menanggapi polemik akan permasalahn sampah ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Asosiasi Peritel Indonesia (APINDO) sepakat untuk mulai menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar.

Dikutip dari harnas.co (22/2), sebanyak 22 wilayah telah bersedia menerapkan kebijakan. Mengenai harga, KLHK mematok harga terendah senilai Rp 200. Namun, kata Menteri LHK Siti Nurbaya, tarif dan wilayah yang menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar belum jumlah pasti.

Usai dilakukan pemantauan dan evaluasi, perubahan masih dimungkinkan. KLHK, kata Siti di Jakarta, Minggu (21/2), “Akan memberikan panduan mengenai implementasi kebijakan. Tapi teknis implementasi menjadi kewenangan daerah.”

Evaluasi, sesuai rencana, akan dilakukan tiap tiga bulan. Upaya tersebut, jelas Siti, guna melihat respons masyarakat, termasuk efek dari penerapan plastik berbayar.

Di beberapa daerah, DKI Jakarta misalnya, kantong plastik tidak gratis lagi dan telah mematok harga kantong plastik sebesar Rp 5 ribu. Menurut Siti, penyesuaian tarif di seluruh wilayah belum dapat ditentukan. Sebab, hal tersebut akan menyesuaikan dengan hasil evaluasi.

“Kami sangat mengapresiasi beberapa daerah yang telah memasang tarif (lebih dari Rp 200). Tapi untuk menentukan harga secara nasional, harus berdasar evaluasi. Bisa saja (harga plastik) akan dinaikkan,” ungkapnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menuturkan, penerapan kantong plastik berbayar secara otomatis berlaku di seluruh wilayah Ibu Kota. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi solusi dari persoalan sampah di Jakarta yang kian menggunung.

Dalam sehari, Djarot mencontohkan, sampah yang di DKI Jakarta mencapai 7.000 ton. Dari jumlah itu, 15 persen di antaranya merupakan sampah anorganik, semisal berbahan dasar plastik.

Kantong Plastik Tidak Gratis Lagi

“Kami akan langsung menerapkan kebijakan itu (kantong plastik berbayar). Bahkan kami langsung menerapkan harga Rp 5.000 untuk satu lembar kantong plastik. Harga Rp 200 itu terlalu murah,” kata Djarot.

Tak sekadar Jakarta, beberapa wilayah lain yang mematok tarif lebih besar dari harga minimum yakni Makassar dan Balikpapan. Di Makassar, harga kantong plastik mencapai Rp 4.500. Sedangkan di Balikpapan senilai Rp 1.500.

Pakar Lingkungan Hidup Emil Salim berpendapat, uang dari kantong plastik berbayar dapat dialokasikan untuk mengatasi persoalan kemiskinan. “Meski banyak yang bilang terlambat, tetapi saya kira belum terlambat. Mari kurangi penggunaan plastik,” imbaunya kepada Antara.

Indonesia, ia mengingatkan, menjadi negara dengan penggunaan plastik terbesar di dunia. Tak ayal, dibutuhkan waktu setidaknya 500 tahun untuk menjadikan plastik mampu terurai tanah.

Karena itu, ia berharap penggunaan plastik harus direm. Imbasnya, lingkungan menjadi terjaga, termasuk menanggulangi kemiskinan. “Pemerintah harus gencar melakukan sosialisasi kantong plastik berbayar, serta mengedukasi masyarakat tentang bahaya plastik,” tuturnya.

Advertisements

Leave a reply "Ini Alasan Kenapa Kantong Plastik Tidak Lagi Gratis"