Miris, Sopir Ini Ditilang Karena Polisi Tak Bisa Bedakan Rambu ‘S’ dan ‘P’

Sopir Ini Ditilang Karena Polisi Tak Bisa Bedakan Rambu S dan P

Tindak Pelanggaran (Tilang) biasa dilakukan aparat kepolisian bagi pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas, seperti berhenti disembarang tempat yang sudah ada rambu ‘S’ dan ‘P’ dan sebagainya. Namun apa jadinya jika Polisi sendiri tidak bisa membedakan makna rambu ‘S’ dan ‘P’, yang pasti Polisi tidak akan pernah salah.

Dikutip dari Merdeka.com (22/1), sebuah video rekaman net TV dalam program Police 88 mendadak menjadi viral di sosial media lantaran aksi Polisi yang dinilai tidak adil pada seorang sopir. Sopir tersebut berhenti di bawah rambu-rambu dilarang parkir. Namun polisi menganggap hal itu adalah sebuah pelanggaran dan menilang sopir tersebut.

Padahal menurut UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan BAB 1 Pasal 1 No.15 dan 16, parkir dan berhenti itu berbeda.

Pasal 15. Parkir adalah kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya.

Pasal 16. Berhenti adalah keadaan kendaraan tidak bergerak untuk sementara waktu dan tidak ditinggalkan pengemudinya.

Nah, dalam kasus ini, sopir taksi tersebut hanya berhenti dan tidak turun dari kendaraan meskipun berada di area dilarang parkir. Itu artinya dia bukan parkir, melainkan hanya berhenti. Namun polisi tetap bersikeras menilang sopir itu karena dianggap parkir.

Berikut video selengkapnya:

Advertisements