Resmikan Waduk Terbesar di Bali, #MegawatiRasaPresiden Ramai di Sosmed

Megawati Rasa Presiden

Ada yang aneh dalam acara peresmian waduk terbesar di Bali. Jika dalam setiap acara peresmian dilakukan oleh seorang Presiden atau Pejabat Negara, berbeda dengan yang terjadi saat ini. Mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri yang kini sama tidak memiliki jabatan di Pemerintahan, justru yang membuka pengoperasian perdana waduk Titab-Ularan dan menandatangani prasasti waduk terbesar di Bali.

Dikutip dari Republika.co.id (14/12), dalam pernyataannya kepada media, Megawati mengatakan bahwa dirinya sudah meminta izin kepada Presiden Jokowi untuk dilibatkan dalam proyek-proyek yang terbengkalai di masa pemerintahan sebelumnya.

Mulanya, kata Mega, Basuki yang meresmikan proyek ini. Mega mengaku cuma ingin melihat proses pengairan waduknya saja. Menurut laman Detik.com, Mega katakan, “Saya sendiri sebenarnya merasa kaget karena tadinya bukan yang ditunjuk untuk meresmikan. Pak Jokowi titip salam, jika saya resmikan itu program-program saya yang dulu terbengkalai.”

Namun, Netizen mempersoalkan peran Megawati dalam peresmian waduk tersebut. Seperti cuitan dari akun yang bernama Exfar Alli Ridwan, “Bu mega yang lupa ingatan kalau dia bukan presiden atau pak joko yang lupa kalau ia presidenya.. #MegawatiRasaPresiden

Begitupun cuitan dari akun yang bernama Adawiyah Alvien, “Kasihan presiden kita kl sll hrs di intervensi oleh ketua parpol, Klarifikasi macam apalagi yg mau diclearkan #megawatirasapresiden”

Banyaknya Netizen yang mencuit dengan topik yang sama, Hashtag #MegawatiRasaPresiden pun menjadi tranding topik Twitter tanah air.

Seperti diketahui Waduk Titab-Uranan dibangun ini membendung aliran sungai Saba yang terletak di Perbatasan Desa Ularan dan Rindikit, Kabupaten Buleleng. Waduk ini mampu menampung air sebanyak 12 juta meter kubik. Air dari waduk ini akan dipakai untuk mengairi irigasi sebanyak 1.700 hektar di Kabupaten Buleleng.

Advertisements