Diskon Palsu Harbolnas Dinilai Merendahkan Konsumen

No comment 923 views

Diskon Palsu Harbolnas

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang digelar pada 11-11 dan 12-12 menjadi sorotan beberapa hari terakhir. Pasalnya ada ratusan situs e-Commerce Indonesia yang turut serta merayakan Harbolnas dengan mendiskon habis-habisan produknya. Namun kenyataannya, Harbolnas hanya akal-akalan pengusaha untuk meraup keuntungan, karena Diskon yang diberikan di Harbolnas adalah Diskon Palsu.

Dikutp dari Kompas.com (12/12), soal diskon palsu Harbolnas ini terlihat di sejumlah situs e-commerce, antara lain Lazada, Mataharimall, serta Bukalapak. Disebut palsu karena harga yang di diskon ternyata malah sama dengan harga normal, bahkan jika lebih teliti maka harga justru lebih mahal dibanding harga normal.

Bila ditelisik lebih jauh, memang di masing-masing situs itu masih banyak diskon lain yang wajar serta menguntungkan pembeli. Namun diskon palsu di situs belanja online, dikatakan oleh Chairman Asosiasi Ecommerce Indonesia (IdEA) Daniel Tumiwa, berdampak negatif pada sentimen terhadap usaha e-commerce secara umum.

Pasalnya selama ini e-commerce tumbuh di atas kepercayaan konsumen terhadap penjual online. Diskon palsu justru berpotensi membuat pelanggan kembali jadi ragu.

“(Diskon palsu) efeknya besar, yaitu kepercayaan jadi menurun. Padahal semua sama-sama lagi belajar (baik penjual maupun pembeli),” ujar Daniel dalam pesan singkatnya kepada KompasTekno, Sabtu (12/12/2015).

“Beda situs beda harga, sah saja. Tapi kalau harga dinaikkan ke angka tidak wajar baru didiskon, itu merendahkan intelektualitas konsumen,” tegasnya.

Sebelumnya, pengguna layanan ecommerce menemukan adanya diskon palsu dengan harga yang tak wajar. Di Lazada misalnya, ditemukan popok bayi dengan harga asal Rp 130 juta lalu didiskon 100 persen menjadi Rp 93 ribuan.

Mengingat kejadian ini, sebaiknya konsumen lebih teliti sebelum membeli suatu barang secara online. Pastikan sudah mengecek harga pasar dan memiliki informasi pembanding atau informasi resmi pemilik produk, ketika ingin mencari diskon.

Advertisements

Leave a reply "Diskon Palsu Harbolnas Dinilai Merendahkan Konsumen"