Go-jek Medan Sudah Rekrut 200 Driver

No comment 461 views

Go-jek Medan

PT. Go-jek Indonesia regional Sumatera Utara sukses merekrut sebanyak 200 driver Go-jek dalam pekan pertama pendaftaran lowongan kerja Go-jek Medan. Bahkan dari pantauan di lapangan, beberapa Go-jek telah tampak beroperasi di sejumlah ruas jalan di kota Medan.

Mengenai izin operasional Go-jek, pihak perusahaan jasa pengangkutan umum ini belum mengantongi izin. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Medan, Wirya Arrahman. mengatakan bahwa Go-jek Medan memang belum mengurus izin operasional.

“Belum, belum ada izinnya,” kata Wirya kepada wartawan, yang mengaku belum tahu Gojek telah hadir di Medan.

Dikutip dari pojoksatu.com (17/11), dijelaskan Wirya, pengurusan izin Go-jek Medan dari pihaknya harus terlebih dahulu mendapat rekomendasi Dinas Perhubungan Medan. Izin yang diwajibkan yaitu Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

“Untuk izinnya (SIUP) memang dari kami, akan tetapi harus mendapat rekomendasi dari Dishub dulu. Sebab, Go-jek ini seperti angkutan umum,” sebutnya.

Kepala Dinas Perhubungan Medan Reinward Parapat mengatakan hal yang sama dengan Kepala BPPT. Bahkan, Reinward mengaku belum tahu kehadiran Go-jek Medan yang berkantor di Jati Junction. Untuk itu, sambungnya, Reinward belum berani berkomentar lebih jauh tentang kehadiran Go-jek.

“Saya belum bisa berkomentar banyak. Sebab, yang saya tahu Go-jek beroperasi di Jakarta dan mendapat izin dari gubernur. Jadi, saya belum tahu kalau ada di Medan. Nanti dikoordinasikan dulu,” katanya.

Menurut Reinward, sampai saat ini belum ada peraturan yang mengatur soal izin untuk kendaraan umum roda dua.

“Sampai sekarang, secara resmi belum ada izinnya yang mengatur. Jadi, saya belum bisa komentar,” cetusnya.

Sementara itu, Asisten Manager PT Go-jek Indonesia Hendra Julinar menuturkan, Go-jek belum beroperasi secara resmi di Medan karena masih menunggu instruksi dari pusat (Jakarta). Sejauh ini pihaknya masih merekrut driver Go-jek sebanyak seratusan orang.

“Sekarang baru sekitar 200 orang yang melamar untuk menjadi driver Gojek,” tuturnya.

Dikatakan Hendra, hadirnya Go-jek di Medan bertujuan mengurangi pengangguran, sebagai penambah penghasilan bagi karyawan, pegawai serta buruh, dan juga alternatif alat transportasi di Kota Medan.‬

“Selain khusus penumpang, Go-jek juga menawarkan Go Food (sistem antar/delivery) berupa makanan siap saji seperti ayam goreng (fried chiken), mi goreng dan sebagainya. Jasa lainnya, Go-jek juga membuka Go Mart (mini market),” ujarnya.

Advertisements

Leave a reply "Go-jek Medan Sudah Rekrut 200 Driver"